Kamis, 24 April 2014

Socket Client Server Programming Sederhana

Pengertian Socket
Interface pada jaringan yang menjadi titik komunikasi antarmesin pada Internet Protocol, dan tentunya tanpa komunikasi ini, tidak akan ada pertukaran data dan informasi jaringan.
Socket terdiri dari elemen-elemen utama sebagai berikut:
  • Protokol
  • Local IP
  • Local Port
  • Remote IP
  • Remote Port

Fungsi Socket
Socket berfungsi sebagai jalan untuk melakukan komunikasi antar mesin seperti transfer data dan informasi jaringan.
Adapun Pemrograman socket menggunakan TCP dan UDP, sebagai berikut.
Cara kerja aplikasi yang menggunakan TCP dapat dijelaskan dengan gambar.
Detail dari proses tersebut adalah:

  1. Untuk bisa melakukan koneksi client server, program server harus berjalan terlebih dahulu.
  2.  Di sisi server disediakan sebuah socket, yang disebut welcoming socket yang fungsinya untuk mendeteksi adanya permintaan koneksi dari sisi client. 
  3. Di sisi client terdapat client socket. Jika ingin menghubungi server, maka melalui client socket-nya, client membuat inisialisai koneksi ke welcoming socket milik server, dengan mode three-way handshake. 
  4. Setelah welcoming socket menerima inisialisasi koneksi dari client socket, aplikasi server akan membuat connection socket di sisi server. Dengan connection socket ini, client socket dan connection socket berinteraksi satu sama lain untuk mengirim dan menerima data. 
  5. Client membaca data yang dikirim oleh server dari client socket-nya. Kemudian menampilkan data tersebut di monitor.
 
Contoh aplikasi untuk UDP socket berikut ini menggunakan kasus yang sama dengan kasus yang digunakan oleh TCP socket, yaitu :

  1. Client membaca inputan dari keyboard, kemudian mengirimkan hasilnya ke server melalui socket-nya. 
  2. Server membaca data yang dikirim oleh client di connection socket 
  3. Server mengubah data menjadi huruf besar 
  4. Server mengirimkan data yang telah diubah menuju client melalui socket-nya. 
  5. Client membaca data yang dikirim oleh server dari client socket-nya. Kemudian menampilkan data tersebut di monitor. 

Perbedaan utama antara aplikasi berbasis TCP dengan aplikasi berbasis UDP adalah di aplikasi UDP tidak ada welcoming socket. Pada UDP tidak ada socket khusus untuk permintaan inisialisai koneksi. Setiap data yang datang ditangani lansung oleh server socket.

Contoh Program Client-Server
Code server
 

Code client

 

Output Gambar:








Langkah dari program ini adalah:

  • Server mengirimkan kata "Hello"
  • Kemudian Client merespon dengan "Hello World"


Sumber : 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar